Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Recruitment BUMN

Makalah Ilmu Al-Jarh wa Al-Ta'dil Ulumul Hadits

BAB 1 PENDAHULUAN A.     Latar Belakang Umat Islam memiliki dua landasan utama yaitu Al-Quran dan Hadits (Sunnah) sebagai pedoman hidup di dunia.   Al-Qur’an yang notaben kalam Allah, telah dijamin kemurnian dan keabsahannya. yakni Al-Qur’an shahi likulli zamanin wamakan karena Al-qur’an diturunkan secara mutawatir . Sedangkan Sunnah atau sabda Rasul tidak semuanya berpredikat mutawatir , sehingga tidak semua hadis bisa diterima, karena belum tentu setiap hadis itu berasal dari Rasulullah. Oleh karenanya muncullah ilmu yang berkaitan dengan hadis atau biasa disebut dengan istilah ‘ Ulumul Hadits . Dari berbagai macam cabang ilmu yang berkaitan dengan hadis, ada satu ilmu yang membahas tentang keadaan perawi dari segi celaan dan pujian, yaitu Ilmu Al-Jarh wa Al-Ta’dil . Dari ilmu inilah kita bisa mengetahui komentar-komentar para kritikus hadis tentang keadaan setiap perawi, apakah diterima ( maqbul ) atau ditolak ( mardud ) sehingga nantinya bisa ditentukan status dan deraj

Cerita tentang recruitment BUMN di PT. Dirgantara Indonesia

Mengenal Tentang Perusahaan BUMN PT. Dirgantara Indonesia sudah ada sejak 1976 yang di prakarsa oleh B.J. Habibie sebagai 'Bapak Industri Pesawat' yang memiliki kantor pusat berada di kawasan militer tepatnya di Lanud Husein Sastranegara Kota Bandung.  Sejarah Perusahaan Sebelum menjadi PTDI , awal keberadaan industri pesawat udara pertama kali diciptakan oleh Kepala Staff Angkatan Udara (Kasau) dengan nama Lembaga Persiapan Industri Penerbangan atau LAPIP yang dipelopori oleh Nurtanio sebagai 'Bapak Perintis Industri Pesawat'. Kemudian berubah nama menjadi Lembaga Industri Pesawat Nurtanio atau LIPNUR setelah kematian Nurtanio saat menerbangkan pesawat uji coba yang jatuh di daerah Tegalega Bandung. Lapip-Lipnur ini mulanya memproduksi pesawat pertanian jenis wilga yang diberi nama Gelatik  di bawah lisensi dari negara polandia. Jumlah produksinya sebanyak 44 unit di era 1960-1970an. Pesawat ini selain digunakan sebagai pesawat pertanian juga digunakan sebagai pesawa